Kedudukan Anak dan Relasinya dengan Orang Tua Perspektif Al-Qur’an

Perspektif Tafsir Tematik

  • Agus Imam Kharomen UIN Walisongo Semarang
DOI: https://doi.org/10.36052/andragogi.v7i2.88
Abstract Views: 35 | PDF (Bahasa Indonesia) Downloads: 34

Downloads

Download data is not yet available.
  
Keywords: children, parent, position, relationship

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengonfimasi ungkapan-ungkapan yang tersebar di masyarakat perihal anak, seperti anak sebagai anugerah, amanat, titipan, dan merespon maraknya persoalan di masyarakat perihal anak, seperti ketidakharmonisan anak dan orang tua, kekerasan yang menimpa ana k atau bahkan orang tuanya, kurangnya perhatian orang tua pada pemenuhan hak anak terutama dalam hak pendidikan dan kasih sayang. Metode penelitian ini adalah kajian pustaka (library research) dengan objek ayat-ayat al-Qur’an dengan menggunakan tafsir maudû‘î (tematik). Tulisan ini menunjukkan bahwa dalam al-Qur’an anak memiliki berbagai kedudukan, mulai dari kedudukannya sebagai cobaan, kebanggaan, kecondongan rasa cinta, bahkan sebagai musuh bagi orang tuanya. Tulisan ini juga menunjukkan bahwa al-Qur’an mendeskripsikan relasi orang tua dan anak di dunia dalam bentuk hak dan kewajiban. Hak anak memperoleh pendidikan, nafkah, dan warisan. Adapun hak orang tua mendapatkan perlakuan baik, kasih sayang dan doa dari anak mereka. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan kelak di akhirat relasi anak dan orang tua dapat terjalin jika didasari dengan keimanan dan kesalihan.

References

‘Abdul Baqî, Muhammad Fuad. (1364 H). al-Mu’jam al-Mufahras Li Alfazh al-Qur’an al-Karîm. Beirut: Dâr al-Kutub al-Misriyyah.

Al-Marâghî, Ahmad Mustafâ. (1946). Tafsîr al-Marâghî. Beirut: Maktabah Mus̱ṯafâ al-Bâbî al-Halabî wa Awlâdih.

Al-Suyûṯî, Jalâl al-Dîn. (1994). Lubâb al-Nuqûl. Beirut: al-Maktabah al-‘As̱riyyah.

Al-Sya‘rawî, Mutawalî. (1991). Tafsir al-Sya‘rawî. T.tp.: Mutâbi‘ Akhbâr al-yaum,

Al-Ṯâhir Ibn ‘Âsyûr, Muhammad. (1983). al-Taẖrîr wa al-Tanwîr. Tunisia: al-Dâr al-Tûnisiyyah.

Al-Zamakhsyarî, Jâr Allah Abû al-Qâsim Mahmud bin ‘Umar. (1977). al-Kasyâf ‘an Haqâiq ghawâmid al-tanzîl wa ‘uyûn al-aqâwîl fi wujûh al-ta’wîl. Riyâd: al-‘Ubaikân,

Al-Zuẖailî, Wahbah. (2003). al-Tafsîr al-Munîr fi al-‘Aqîdah wa al-Syarî‘ah wa al-Manhaj. Damaskus: Dâr al-Fikr.

Ipah, Hanipah., dkk. (2018). Anak Sebagai Qurratu A’yun dalam Perspektif Alquran. Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir, 03 (2).

Mustaqim, Abdul. (2006). Kedudukan dan Hak-hak Anak dalam Perspektif Alquran (Sebuah kajian dengan Metode Tafsir tematik). Jurnal Musawa, 4(2).

Shihab, M. Quraish. (2013). Al-Qur’an & maknanya. Tangerang Selatan: Lentera Hati.

Published
2019-12-30